simple site maker

PAKET TOUR

Keraton Kasepuhan, Keraton Kanoman, Keraton Kacirebonan, Keprabonan, Makam Sunan Gunung jati, Gua Sunyaragi, Gudang Air, Masjid Sang Ciptarasa, Masjid Merah Panjunan, Jl. Karanggetas, Bangunan Cagar Budaya, Taman Kera Plangon, Pabrik Kerang, Pabrik Fiber, Pabrik Karet, Pabrik Gula, Industry Meubel, Industry Rotan, Industry Batu Alam, Tari Topeng, Sintren, Lukisan Kaca, Batik Trusmi.

omara-rent-car-tour-and-travel-cirebon-banner_7

KERATON KASEPUHAN CIREBON

Inilah keraton paling megah di Cirebon, kondisinya sangat terawat. Keraton Kasepuhan ini dibangun pada tahun 1529 oleh Pangeran Mas Mochammad Arifin II (cicit dari Sunan Gunung Jati). Terdapat museum di dalamnya, berisi aneka benda pusaka dan lukisan koleksi kerajaan. Dahulu, nama keraton ini adalah Keraton Pakungwati sebagai bentuk penghormatan kepada Pangeran Mas Mochammad Arifin yang juga bergelar Panembahan Pakungwati I.

Sebagai sebuah tempat wisata di Cirebon yang sarat akan nilai sejarah, Anda akan dibawa pada suasana Cirebon tempo dulu tatkala menginjakkan kaki di Keraton Kasepuhan ini. Akulturasi budaya yang begitu kental dapat Anda temukan di berbagai lokasi dalam keraton, tidak saja antara kebudayaan Jawa dengan Sunda, melainkan juga dengan berbagai kebudayaan di dunia, seperti Cina, India, Arab, dan Eropa.

Di halaman belakang, Anda dapat melihat taman istana dan beberapa sumur dari mata air yang dianggap keramat dan membawa berkah. 

KERATON KANOMAN CIREBON

Keraton Kanoman pada awalnya adalah pusat peradaban Kesultanan Cirebon yang dalam perjalanan kesultanan akhirnya terpecah menjadi Keraton Kanoman, Keraton Kasepuhan, Keraton Kacirebonan, dan Keraton Keprabon. Dibangun oleh Pangeran Mohamad Badridin atau Pangeran Kertawijaya, yang bergelar Sultan Anom I pada tahun 1588, Keraton Kanoman ini adalah salah satu tonggak sejarah kota Cirebon dan perkembangan Islam di Cirebon.

Di keraton ini, terdapat museum yang menyimpan berbagai benda bersejarah, seperti Kereta Perang Paksi Naga Liman dan Kereta Jempana. Kereta Paksi Naga Liman memiliki dua sayap di kanan kiri. Inilah simbol paksi atau burung atau buroq yang mewakili kebudayaan Islam. Badan serta wajah kereta mirip naga bertanduk (China), tetapi memiliki belalai seperti gajah (Hindu). Di keraton ini, juga akan Anda jumpai piring-piring porselen asli Tiongkok yang menjadi penghias dinding. Di masa lampau, akulturasi kebudayaan dunia terjadi di Cirebon.

omara-rent-car-tour-and-travel-cirebon-banner_8
omara-rent-car-tour-and-travel-cirebon-banner_9

MAKAM SUNAN GUNUNG JATI

Setelah wafat, Sunan Gunung Jati dimakamkan di bukit kecil bernama Gunung Sembung. Kompleks makam ini berada di lintasan Jalan Cirebon - Indramayu, kurang lebih berjarak 4 km dari pusat Kota Cirebon ke arah utara, tepatnya di Desa Astana, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Di kompleks itu juga dimakamkan keturunan keraton Kanoman dan kasepuhan Cirebon. makam Gunung Jati selalu dipadati peziarah dari berbagai daerah di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan umat Islam dari luar negeri. Bahkan di satu sisi ruangan, komplek makam ini juga disediakan ruangan untuk ziarah umat agama lain.

Sebagai oleh-oleh untuk peziarah dari pengelola makam, abdi dalem ini menyediakan tiga jenis azimat bagi para peziarah. Pertama bungkusan padi, minyak wangi, dan gumpalan tanah keramat sebesar biji salak.

Syarif Hidayatullah atau dikenal sebagai Sunan Gunung Jati, salah satu anggota dewan ulama atau lebih dikenal Walisongo sebagai penyebar agama Islam di pulau Jawa pada abad ke-14 silam. Ia adalah putra dari Nyai Rara Santang, salah seorang putri Maharaja Prabu Siliwangi dari salah satu istrinya, Nyai Subang Larang.

Ayahnya bernama Syekh Maulana Akbar yang berasal dari Negeri Gujarat di India Selatan. Dengan demikian, ia adalah salah satu cucu dari raja terbesar Pajajaran. Sunan Gunung Jati dikenal sebagai satu-satunya anggota Wali Songo yang menyebarkan agama Islam di bumi Pasundan atau wilayah Jawa Barat.

Tatkala Syarif Hidayatullah dewasa, dan kembali dari pengembaraan di Tanah Suci Mekkah, ia kemudian dinikahkan dengan saudara sepupunya yang bernama Dewi Pakungwati. Kelak Syarif Hidayatullah menggantikan tahta uwaknya dan membangun Keraton Pakungwati yang kini dikenal sebagai Keraton Kasepuhan Cirebon.

TAMAN WISATA PLANGON CIREBON

Obyek Wisata Plangon ini merupakan perpaduan antara nilai-nilai sejarah, kesejukan alam dan adanya komunitas monyet dengan jumlah lumayan banyak di tempat tersebut. Dengan potensi tersebut, tempat ini sangat layak untuk dijadikan salah satu tujuan wisata di Cirebon. Tepatnya, lokasi ini berada di desa Babakan, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.

Wisata Plangon sendiri berasal dari kata tegal klangenan yang berarti sebuah tempat atau bukit untuk menenangkan diri.

Memang bagi para pengunjung yang baru berkunjung ke sini, kesan seram memang terasa. Selain karena memang hutannya yang cukup lebat, juga setiap gerak kita akan diikuti oleh monyet-monyet yang terkadang sedikit jahil.

Di puncak bukit, kita bisa melihat makam kedua Pangeran, dengan tanah sekitar makam yang datar. Bangunan dengan luas kurang lebih 100 meter persegi tersebut, terlihat banyak ditumbuhi lumut karena umurnya yang sudah sangat tua. Makam tersebut terkunci, karena pada hari-hari tertentu saja dibuka.

omara-rent-car-tour-and-travel-cirebon-banner_10
omara-rent-car-tour-and-travel-cirebon-banner_13

TAMAN SARI GUA SUNYARAGI

Tempat wisata Cirebon yang satu ini adalah sebuah kawasan cagar budaya dengan luas area 1.5 hektar yang dibangun pada tahun 1703 oleh Pangeran Kararangen atau Pangeran Arya Carbon. Di sinilah tempat bertapa dan beristirahat Sultan Cirebon dan keluarganya. Oleh karenanya, terkenal dengan sebutan Sunyaragi. Sunya artinya sepi, Ragi artinya raga, atau tempat untuk bermeditasi (menyepi).

Di area objek wisata Cirebon ini, terdapat sekitar 18 bangunan kuno yang secara arsitektural adalah perpaduan antara Indonesia klasik dan China pada setiap ornamen bangunan. Inilah daya tarik tempat wisata di Cirebon yang satu ini. Selain para penyuka tempat-tempat bersejarah, para pecinta fotografi juga menyukai kawasan Taman Sari Gua Sunyaragi dengan kondisi yang artistik. 

MASJID AGUNG SANG CIPTA RASA

Inilah masjid agung di Cirebon, terletak di dalam kompleks Keraton Kasepuhan, persis bersebelahan dengan alun-alun keraton. Masjid agung ini pada awalnya bernama Masjid Pakungwati, mengikuti nama keraton yang dahulu bernama Keraton Pakungwati. Inilah juga masjid yang dibangun oleh para wali pada masa Sunan Gunung Jati memerintah sebagai sultan pertama di Kesultanan Cirebon. Pada lokasi mihrab, terdapat tiga buah batu tegel lantai khusus yang dulu dipasang oleh Sunan Gunung Jati, Sunan Bonang, dan Sunan Kalijaga.

Masjid Agung Sang Cipta Rasa adalah landmark yang menarik di Cirebon, dengan sembilan pintu yang menyimbolkan Wali Songo. Pintu masuk ke bangunan utamanya yang sungguh kecil membuat Anda harus membungkuk untuk masuk, inilah filosofi penghormatan untuk masuk ke rumah Allah. Konon, Masjid Agung Sang Cipta Rasa adalah pasangan dari Masjid Agung di Demak. Di masa ketika pembangunan Masjid Agung Demak dilakukan, Sunan Gunung Jati meminta izin untuk membangun pasangannya di Cirebon.

omara-rent-car-tour-and-travel-cirebon-banner_11
omara-rent-car-tour-and-travel-cirebon-banner_12

KERAJINAN BATIK TRUSMI

Inilah sentra produksi batik di Cirebon, berlokasi di desa Trusmi Plered. Batik Trusmi adalah pula salah satu ikon batik dalam koleksi kain nasional. Nama Trusmi adalah nama seorang tokoh yang konon merupakan murid dari Sunan Gunung Jati, yaitu Ki Gede Trusmi, yang mengajarkan Islam kepada penduduk sekaligus cara membatik.

Jika Anda datang ke tempat batik Cirebon ini, Anda akan dapat menemukan jenis batik pesisir dan batik keraton. Hal ini terkait erat dengan eksistensi dua buah keraton di Cirebon, yakni Keratonan Kasepuhan dan Keraton Kanoman, yang konon berdasarkan sejarah dari dua keraton ini muncul beberapa desain batik Cirebonan Klasik yang hingga sekarang masih dikerjakan oleh sebagian masyarakat desa Trusmi, diantaranya seperti motif Mega Mendung, Paksinaga Liman, Patran Keris, Patran Kangkung, Singa Payung, Singa Barong, Banjar Balong, Ayam Alas, Sawat Penganten, Katewono, Gunung Giwur, Simbar Menjangan, Simbar Kendo, dan lain-lain.

Produksi batik Cirebonan terdiri dari batik Tulis, batik Cap, dan batik kombinasi tulis cap. Tempat wisata di Cirebon yang satu ini adalah salah satu yang disukai oleh banyak wisatawan yang ingin berburu batik Cirebon dengan harga yang lebih murah dan berkualitas.

ALAMAT :
Taman Setu Permai II
Blok 2A NO.40-41
RT.013 RW.004
Setu Kulon - Weru
Cirebon 45154

CONTACTS :
Telp :
0231 - 325808
Mobile :
085223171790
WA :
087729833160
Pin BB :
7D06B529
E-mail :
omararental01@gmail.com
Website :
www.rentalmobilomara.com

SHARE THIS PAGE!

FOLLOW US

SPONSOR : CV. MAHKOTA JAYA RATTAN


                      CV. CRAFTINDO


RENTAL MOBIL MURAH CIREBON

omara-tour-and-travel-rent-car-cirebon-logo-4

- Rental Mobil

Toyota INNOVA

Toyota AVANZA

Daihatsu XENIA

Suzuki ERTIGA

Toyota HIACE

Mitsubishi ELF

- Rental Bus Pariwisata

29, 45, 48, 50, 59 Seats

- Paket Tour

Keraton Kasepuhan, Kanoman, Kacirebonan, Keprabonan, Makam Sunan Gunung jati, Gua Sunyaragi, Gudang Air, Masjid Sang Ciptarasa, Masjid Merah Panjunan, Taman Kera Plangon, Tari Topeng, Sintren, Batik Trusmi, Nasi Jamblang, Empal Gentong, Empal Asem, Nasi Rebon, Gado-gado Ayam, Nasi Lengko, Tahu Gejrot, Mie Koclok, Sate Kalong, Kue Tapel, Ketan Bumbu, Tjampolay